Head LineOctober 6, 2009 6:58 am
Indonesia tidak henti – hentinya terkena musibah mulai dari tsunami Aceh, Gempa Jogya , Banjir Solo. Belum lama sudah diguncang lagi dengan gempa di berbagai wilayah di Indonesia mulai dari Jawa Barat , Makasar , Papua dan yang terparah adalah Sumatera Barat. Akankah semua ini menjadi pelajaran bagi seluruh komponen bangsa ini untuk memperbaiki diri agar murka Allah tidak lagi menimpa bangsa ini. Marilah kita cermati janji – janji Allah yang telah ditunjukan kepada umatnya ini. Berikut beberapa contoh teguran Allah yang dapat kita jadikan pelajaran.

1.    Bencana Lumpur Lapindo dan Tsunami Aceh

QS. Al-Isyiqaaq : 1 - 6

  1. Apabila langit terbelah,
  2. Dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh,
  3. Dan apabila bumi diratakan,
  4. Dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
  5. Dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya).
  6. Hai manusia, Sesungguhnya kamu Telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, Maka pasti kamu akan menemui-Nya.[1565]
[1565]  Maksudnya: manusia di dunia Ini baik disadarinya atau tidak adalah dalam perjalanan kepada Tuhannya. dan tidak dapat tidak dia akan menemui Tuhannya untuk menerima pembalasan-Nya dari perbuatannya yang buruk maupun yang baik.

 2.    Gempa yang sudah terjadi, misalnya :

 a.    Gempa di Tasikmalaya terjadi pada jam 15:04 , maka mari kita lihat Firman Allah surat ke 15 (Al-Hijr) ayat 4 : Dan kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang Telah ditetapkan.

 b.    Gempa di Padang Sumatera Barat terjadi pada jam 17:16 , mari kita lihat Firman Allah surat ke 17 (Al-Israa’) ayat 16 : Dan jika kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan kami), Kemudian kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

 c.     Gempa susulan di Padang terjadi pada jam 17:58 , mari kita lihat Firman Allah surat ke 17 (Al-Israa’) ayat 58 : Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. yang demikian itu Telah tertulis di dalam Kitab (Lauh mahfuzh).

 d.    Gempa di Jambi terjadi pada jam 8:52 , mari kita lihat Firman Allah surat ke 8 (Al-Anfaal) ayat 52 : (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. mereka mengingkari ayat-ayat Allah, Maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi amat keras siksaan-Nya.

Adakah ini merupakan teguran dari Allah yang sangat jelas bagi umatnya yang berakal. Ingatlah saudara – saudaraku bahwa janji Allah adalah pasti. Mari perbaiki diri bantu sesama karena tiada yang tahu apa yang akan terjadi nanti maka persiapkan diri dengan hal – hal yang baik agar sewaktu – waktu kita pulang dalam keadaan yang baik bukan dalam keadaan sedang bermaksiat kepada Allah SWT. Semoga bermanfaat - KangAdmin.

Head LineOctober 5, 2009 10:21 am
Makan dua butir telur ayam setiap pagi ternyata bisa mengikis beberapa kilo kelebihan berat badan. Jangan takut kolesterol naik, karena faktanya tidak seperti itu.
 
AGAR DIET TELUR SUKSES
  • Awali pagi Anda dengan makan buah segar, dalam bentuk jus atau potongan buah. Setelah itu makan 1 - 2 butir telur rebus. Tambahkan sepinggan kecil sayuran untuk meningkatkan kualitas gizi menu pagi.
  • Sebagai bagian dari program penurunan berat badan, disarankan tidak terlalu sering mengolah telur dengan cara menggoreng atau menggunakan tambahan minyak atau lemak, lebih baik direbus atau dikukus saja.
  • Hindari makanan mengandung gula/karbohidrat olahan seperti nasi putih, makanan mengandung tepung putih seperti mie, roti, cake, biskuit juga minuman ringan. Jangan berlebihan dengan saus botolan dan kecap karena mengandung gula tersembunyi.
  • Makan siang dengan menu seimbang, tidak berlebihan karbohidrat (contohnya nasi), dan selalu ada sayuran. Untuk malam juga menu seimbang tetapi lauknya (terutama protein hewani) yang jangan berlebihan. Seperti siang, menu malam juga harus dilengkapi sayuran.
  • Makan banyak sayuran dan buah segar, dan batasi gula/karbohidrat olahan untuk mencegah oksidasi kolesterol dalam darah.
  • Buah harus dimakan sebelum makanan lain, bukan sesudahnya, untuk mencegah fermentasi atau pembusukan makanan . Makanan terfermentasi atau membusuk memicu produksi radikal bebas berlebihan yang menyebabkan kolesterol darah dapat teroksidasi.
  • Cukup minum air putih, dan tetaplah melakukan olah raga sedikitnya 20 - 30 menit setiap hari.
 
TIPS MENCEGAH RESIKO PENYAKIT DARI TELUR
  •  Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang telur mentah.
  • Pisahkan telur mentah dari makanan lain, khususnya makanan yang tidak akan dimasak seperti sayuran atau selada.
  • Simpan telur dalam kotaknya dibagian paling dingin lemari pendingin (bukan freezer).
  • Masak telur dan makanan mengandung telur sampai matang sempurna. Makanan mengandung telur harus dimasak sampai 70 derajat Celcius.
Oleh Andang Gunawan
Head LineOctober 2, 2009 4:15 am
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, ia didatangi seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan wajahnya kusam. Keadaan tubuhnya tak karuan. Ia seperti sedang menghadapi sebuah masalah yang sangat menyusahkan hatinya. Begitu bertemu dengan si orang tua yang bijak, ia segera menceritakan semua permasalahan yang ia hadapi.
Pak Tua yang bijak hanya mendengarkannya dengan seksama. Begitu tamunya selesai bertutur, ia lalu mengambil segenggam garam dan memintanya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya," ujar Pak Tua itu.
"Pahit…., pahit sekali," jawab anak muda itu sambil meludah ke samping.
Pak Tua tersenyum. Lalu ia mengajak tamunya berjalan-jalan di hutan sekitar rumahnya. Kedua orang itu berjalan di hutan sekitar rumahnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan. Setelah melakukan perjalanan cukup lama, akhirnya mereka tiba di tepi sebuah telaga yang tenang. Pak Tua itu kembali menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, ia mengaduk air telaga sehingga sebagian airnya terciprat membasahi wajah anak muda itu.
"Sekarang, coba ambil air dari telaga ini dan minumlah!" ujar Pak Tua kemudian.
Anak muda itu menuruti apa yang diminta Pak Tua. Ia segera meminum beberapa teguk air telaga. Begitu tamunya selesai mereguk air, Pak Tua berkata lagi, "Bagaimana rasanya?"
"Segar!" sahut anak muda itu.
"Apakah engkau bisa merasakan garam di dalam air itu?" tanya Pak Tua lagi.
"Tidak," jawab si anak muda.
Dengan bijak, Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda. Lalu ia mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu.
"Anak muda, dengarkanlah ucapanku. Pahitnya kehidupan yang engkau rasakan seperti segenggam garam. Jumlah dan rasa pahit itu sama, dan memang akan tetap sama. Tapi, kepahitan yang kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu tergantung dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi ketika engkau merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa engkau lakukan untuk mengatasinya. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskan hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."
Pak Tua itu kembali menambahkan nasihatnya, "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Qalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan dan mengubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan."
Keduanya beranjak meninggalkan tepian telaga. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan segenggam garam untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya untuk meminta nasihat.
Head LineAugust 26, 2009 4:28 am

Pemenang selalu jadi bagian dari jawaban ; Pecundang selalu jadi bagian dari masalah.

Pemenang selalu punya program ; Pecundang selalu punya kambing hitam.

Pemengan selalu berkata, "Biarkan saya yang mengerjakannya untuk Anda" ; Pecundang selalu berkata, "Itu bukan pekerjaan saya".

Pemenang selalu melihat jawaban dalam setiap masalah ; Pecundang selalu melihat masalah dalam setiap jawaban.

Pemenang selalu berkata, "Itu memang sulit, tapi kemungkinan bisa" ; Pecundang selalu berkata, "Itu mungkin bisa, tapi terlalu sulit".

Saat pemenang melakukan kesalahan, dia berkata, "Saya salah" ; Saat pecundang melakukan kesalahan, dia berkata , "Itu bukan salah saya."

Pemenang punya impian - impian ; Pecundang punya tipu muslihat.

Pemenang berkata, "Saya harus melakukan sesuatu", ; Pecundang berkata, "Harus ada yang dilakukan."

Pemenang adalah bagian dari sebuah tim ; Pecundang melepaskan diri dari tim.

Pemenang melihat keuntungan ; Pecundang melihat kesusahan.

Pemenang melihat kemungkinan - kemungkinan ; Pecundang melihat permasalahan.

Pemenang menggunakan argumentasi keras tapi kata - kata lembut ; Pecundang menggunakan argumentasi lunak tapi kata - kata keras.

Pemenang berpegang teguh pada nilai - nilai tapi bersedia kompromi pada hal - hal remeh ; Pecundang berkeras pada hal - hal remeh tapi mengkompromikan nilai - nilai.

Pemenang membuat sesuatu terjadi ; Pecundang membiarkan sesuatu terjadi.

Pemenang berencana dan mempersiapkan diri untuk menang. Kata kuncinya adalah PERSIAPAN

 

Head LineJuly 31, 2009 4:32 am
Korban TeknologiEramuslim.com - Tahukah Anda? Peradaban Barat (dan juga sejumlah negara maju di belahan bumi lainnya) bisa maju disebabkan masyarakatnya secara lengkap telah mengalami berbagai tahapan kebudayaan secara linear dan utuh. Dari kebudayaan lisan, kebudayaan tulisan, kebudayaan baca, kebudayaan audio-visual (teve), dan sekarang kebudayaan cyber. Hal ini tidak dialami oleh bangsa Indonesia. Bangsa ini hanya mengalami kebudayaan lisan, lalu melompat ke kebudayaan audio-visual, dan sekarang termehek-mehek dengan kebudayaan cyber. Kebudayaan tulisan dan baca terlewat, dan sedihnya, terlupakan.

Bisa jadi, sebab itu ada perbedaan besar antara kebiasaan masyarakat Barat (dan masyarakat negara maju lainnya) dengan kebiasaan masyarakat Indonesia, salah satunya yang paling mudah dilihat adalah saat mengisi waktu luang, apakah itu sedang antre di bank, menunggu panggilan di loket rumah sakit, tengah menunggu kendaraan atau seseorang, sedang duduk di lobi hotel, atau sedang duduk di dalam kendaraan umum.

Di Barat dan di negara-negara maju, orang biasa mengisi waktu kosong atau waktu luangnya dengan membaca, apakah itu suratkabar, majalah, novel, atau buku non-fiksi. Jika bepergian kemana pun, mereka terbiasa selalu menyelipkan buku di dalam tas atau menentengnya di tangan. Sebab itu, bukan pemandangan aneh jika di dalam subway, di taman-taman, di halte bus, di depan loket berbagai instansi, di pinggir jalan, maupun di pantai, mereka selalu asyik mengisinya dengan kegiatan membaca.

Bagaimana dengan orang Indonesia? Silakan pergi ke tempat-tempat yang telah disebutkan di atas. Anda akan menemukan banyak sekali saudara-saudara sebangsa kita tengah asyik memainkan gadget mereka, bukan membaca. Sebab itu, Indonesia sejak lama menjadi pangsa pasar yang sangat menggiurkan bagi para produsen ponsel dunia. Bahkan konon, negeri ini telah menjadi semacam wilayah test pasar bagi produk-produk ponsel dunia teranyar. Dan setahun belakangan ini, ponsel dengan fasilitas chatting atau pun yang membenamkan kemampuan untuk bisa ber-fesbukan-ria laku keras. Blackberry-pun naik daun. Dan jangan heran jika di negara terkorup dunia dan nyaris masuk dalam kategori “Negara Gagal” ini ternyata bisa menjadi empat besar dunia dalam rating angka penjualan Blackberry. Blacberry dan Fesbuk telah menjadi trend masyarakat kita sekarang.  

Digital Colonization

Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Demikianlah salah satu akibat dari trend digital sekarang ini. Fungsi asli dari FB dan situs jejaring sosial lainnya seperti halnya Friendster, Twitter, dan sebagainya adalah untuk membuat jaringan teman di dunia maya. Hal ini sangat bermanfaat bagi para marketer atau orang-orang yang memang diharuskan bergiat untuk berhubungan dengan banyak orang. Hanya saja, di Indonesia dan mungkin di negara lain, situs jejaring sosial ini malah menjadi trend yang sedikit banyak menggusur produktifitas nyata. Sekarang, lebih banyak orang menyukai melakukan kegiatan FB ketimbang membaca buku, kontemplasi, dan sebagainya. Padahal bagi kebanyakan orang, berfesbukan-ria tidak ada bedanya dengan ngerumpi dengan sesama teman di sekolah, pasar, atau pun kantor. Disibukkan dengan persoalan remeh-temeh. Wasting Time. Dengan sendirinya, produktivitas manusia menjadi menurun.

Kehadiran gadget hebat (dan mahal) seperti BB dengan media FB disadari atau tidak sekarang ini pada akhirnya hanya menjadi semacam simbol status. Di negara yang peradaban pengetahuannya sudah maju, penanda status sosial, apakah dia hebat atau tidak adalah buku. Semakin banyak buku yang dia baca maka semakin hebatlah dia di mata teman-temannya. Kredibilitas orang ditentukan oleh banyak sedikitnya pengetahuan yang didapat dari buku.

Namun di negara yang nyaris gagal seperti Indonesia terjadi parodi yang menyedihkan, penanda status sosial orang kebanyakan dilihat dari seberapa banyak dan canggihnya gadget yang kita tenteng, walau mungkin dia harus kredit untuk bisa memiliki itu. Ini sebenarnya merupakan pars pro toto, dari kecenderungan sebagian besar masyarakat kita yang memandang status orang, kredibilitas orang, status sosial orang lain, dengan sedikit banyaknya harta benda yang dimilikinya, tanpa perduli apakah dia bisa hidup kaya raya dengan merampok uang rakyat, menggelapkan uang umat, korupsi, dan sebagainya.

Hal ini menimbulkan efek domino, kian hari kian banyak orang yang ingin kaya raya dengan jalan pintas. Salah satunya dengan menjadi anggota legislatif misalnya, padahal dia sama sekali tidak mempunyai prestasi apa pun di masyarakat. Ini sesungguhnya merupakan mental bangsa terjajah.  

Bagi kebanyakan orang di sini, bagi bangsa yang belum tersentuh budaya membaca dan lebih suka dengan kebudayaan mengobrol dan menonton, maka kehadiran BB dan FB dan semacamnya, tanpa disadari telah banyak merampas waktu berharga dalam hidupnya. Banyak orang rela berjam-jam untuk ber-BB atau ber-FB-ria, dan melupakan membaca buku, padahal waktu merupakan Pedang Democles, yang tanpa ampun akan membabat siapa saja yang tidak mengunakannya dengan baik. Inilah apa yang sebenarnya disebut sebagai Digital Colonization, penjajahan digital.

Pemakaian BB dan juga FB tidaklah salah. Bagi pekerja yang banyak menghabiskan waktu di jalan dan harus selalu connect dengan rekan-rekan kerjanya, atau bosnya, atau seorang profesional yang harus selalu online, maka BB adalah hal yang amat penting. Demikian juga dengan FB, sangat vital bagi para marketer atau orang yang harus berhubungan dengan banyak orang lainnya, atau publik figur misalnya. Di tangan mereka, BB dan FB menjadi salah satu alat penunjang prestasi yang memang penting. Dan saya yakin, orang-orang seerti ini tidak akan terjerumus dalam kemubaziran pemakaian waktu karena mereka tahu kapan harus memulai dan kapan harus berhenti.

Apakah Anda sekarang telah memiliki akun di FB? Jika sudah maka manfaatkanlah dia dengan baik, tepat, dan bijak, bukan sekadar untuk wasting a time. Membaca buku atau membaca Qur’an, jauh lebih berguna untuk mengisi waktu ketimbang ngobrol. Dan jika Anda belum memiliki akun di FB, berpikirlah seribu kali, apakah Anda sudah siap untuk itu? Apakah hal itu merupakan KEBUTUHAN Anda, dan bukan sekadar KEINGINAN? Janganlah waktu yang sedikit ini dipergunakan dengan sia-sia, penuh kemubaziran. Karena Allah SWT telah memperingatkan umat-Nya jika kemubaziran itu adalah perilaku saudara-saudaranya setan. Na’udzubillah min dzalik. (Rd)

Head LineJuly 28, 2009 2:36 am

Andrew Ho - Diceritakan tentang sebuah kejadian yang dialami dua orang pemancing yang sama-sama hebat, berinisial A dan B. Kedua pemancing itu selalu mendapatkan banyak ikan. Pernah kedua pemancing tersebut didatangi oleh 10 pemancing lain ketika memancing di sebuah danau. Seperti biasa, kedua pemancing itu mendapatkan cukup banyak ikan. Sedangkan 10 pemancing lainnya hanya bisa gigit jari, karena tak satupun ikan menghampiri kail mereka.

Ke sepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancing kepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidak direspon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancing berinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan terganggu oleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu.

Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Ia bersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ke-10 pemancing lainnya, dengan syarat masing-masing diantara mereka harus memberikan seekor ikan kepada B sebagai bonus jika masing-masing diantara mereka mendapatkan 10 ekor ikan. Tetapi jika jumlah ikan tangkapan masing-masing diantara mereka kurang dari 10, maka mereka tidak perlu memberikan apapun.

Persyaratan tersebut disetujui, dan mereka dengan cepat belajar tentang tehnik memancing kepada B. Dalam waktu dua jam, masing-masing diantara pemancing itu mendapatkan sedikitnya sebakul ikan. Otomatis si B mendapatkan banyak keuntungan. Disamping mendapatkan ‘bonus’ ikan dari masing-masing pemancing bimbingannya, si B juga mendapatkan 10 orang teman baru. Sementara pemancing A, yang pelit membagi ilmu, tidak mendapatkan keuntungan sebesar keuntungan yang didapatkan oleh si B.

Pesan:

Kisah di atas menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan akan jauh lebih bermanfaat bila diamalkan. “Hanya dengan cara kita mengembangkan orang lain yang membuat kita berhasil selamanya,” kata Harvey S. Fire Stone. Karena tindakan tersebut disamping menjadikan kita lebih menguasai ilmu pengetahuan, kita juga mendapatkan keuntungan dari segi finansial, pengembangan hubungan sosial, dan lain sebagainya. “Jika Anda membantu lebih banyak orang untuk mencapai impiannya, impian Anda akan tercapai,” imbuh Zig Ziglar, seorang motivator ternama di Amerika Serikat.

Bentuk pemberian tak harus berupa uang, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya, melainkan juga dalam bentuk kasih sayang, perhatian, loyalitas, motivasi, bimbingan dan lain sebagainya semampu yang dapat kita berikan. “Make yourself necessary to somebody. – Jadikan dirimu berarti bagi orang lain,” kata Ralph Waldo Emerson. Kebiasaan memberi seperti itu selain memudahkan kita memperluas jalinan hubungan sosial, tetapi juga membangun optimisme karena merasa kehidupan kita lebih berarti.

Head LineJuly 7, 2009 5:21 am

Setelah melaksanakan Praktek Magang Kerja seluruh peserta didik program pendidikan 1 tahun angkatan 2008 - 2009 harap menyesuaikan diri dengan jadwal kegiatan yang telah disusun oleh Bagian Akademik sebagai berikut :


PERIODE JULI

PERIODE SEPTEMBER

NO

URAIAN KEGIATAN

WAKTU

NO

URAIAN KEGIANTAN

WAKTU

1

Pendaftaran Uji  Tahap 3 dan Pendaftaran Ujian TA

1 – 4 Juli 2009

1

Pendaftaran Uji  Tahap 3 dan Pendaftaran Ujian TA

1 – 5 Agustus 2009

2

Pelaksanaan Ujian Tahap 3 (Uji Komprehensif)

6 – 13 Juli 2009

2

Pelaksanaan Ujian Tahap 3 (Uji Komprehensif)

6 – 8 Agustus 2009

3

Cek data sertifikat dan pengumpulan pas photo

16 – 17 Juli 2009

3

Cek data sertifikat dan pengumpulan pas photo

5 Agustus 2009

4

Pelaksanaan Ujian TA (Laporan Praktek Magang Kerja)

14 Juli – 8 Agustus 2009

4

Pelaksanaan Ujian TA (Laporan Praktek Magang Kerja)

10 – 31 Agustus 2009

5

Remidial bagi yang belum ujian maupun yang nilainya belum memenuhi syarat (D , E)

10 – 15 Agustus 2009

5

Remidial bagi yang belum ujian maupun yang nilainya belum memenuhi syarat (D , E)

1 – 5 September 2009

6

Pengambilan Undangan Wisuda

18 – 31 Agustus 2009

6

Pengambilan Undangan Wisuda

1 – 5 September 2009

7

Gladi Bersih Wisuda

Gedung Pertemuan

Graha Saba Buwana

Jl. Letjen Suprapto 80 B

Sumber – Surakarta

Telp./Fax. : 0271-731041

7 September 2009

 

Jam

09.00 – 12.00

7

Gladi Bersih Wisuda

Gedung Pertemuan

Graha Saba Buwana

Jl. Letjen Suprapto 80 B

Sumber – Surakarta

Telp./Fax. : 0271-731041

7 September 2009

 

Jam

09.00 – 12.00

8

Seremonial Wisuda

8 September 2009

Jam

07.30 – 13.00

8

Seremonial Wisuda

8 September 2009

Jam

07.30 – 13.00

9

Legalisir Sertifikat

9 – 16 September 2009

9

Legalisir Sertifikat

9 – 16 September 2009

 Jadwal selengkapnya (Jadwal Kegiatan Pasca Magang 08 - 09) dapat di download pada kolom Links & Download. Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

KangAdmin

Head LineJuly 4, 2009 2:07 am

Kegiatan diklat Program Pendidikan 1 Tahun periode Juli 2009 akan dimulai hari Senin, 6 Juli 2009. Bagi seluruh peserta dapat mendownload Jadwal dan Daftar Peserta Per Kelas (update Sabtu, 4 Juli 2009) pada kolom Links & Download . Selamat bergabung dan siapkan langkah Anda meraih sukses bersama Lembaga Pendidikan ALFABANK Surakarta … Biaya Hemat Ilmu DapatKerja Cepat.

KangAdmin

Head LineJune 29, 2009 7:57 am
Berkat kerja keras dan dukungan dari seluruh pihak , Lembaga Pendidikan ALFABANK Surakarta telah memperoleh kepercayaan dari dunia usaha dalam menyediakan tenaga trampil siap kerja. Terbukti bahwa Lembaga Pendidikan ALFABANK Surakarta diberikan kepercayaan untuk mengirim tenaga kerja trampil ke PT. PLN (PERSERO) Proyek Induk Pembangkit Dan Jaringan Kalimantan. Untuk itu mengajak kepada seluruh alumni dan alumnus untuk mencoba meningkatkan karir di pulau Kalimantan. Bagi alumnus harap menyertakan surat keterangan dari Lembaga  Pendidikan ALFABANK Surakarta.
 
Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja dilingkungan PT PLN (Persero) PROYEK INDUK PEMBANGKIT DAN JARINGAN KALIMANTAN dengan ini membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik lulusan setara D1 untuk bergabung sebagai Pegawai dengan kriteria sbb :

PERSYARATAN UMUM :

  1. Usia maksimal  23 Tahun (Kelahiran Tahun  1986 atau sesudahnya).
  2. Kondisi fisik yang dipersyaratkan :
    • Sehat Jasmani/Rohani, tidak buta warna, tidak berkacamata/contact lens.
    • Tidak mempunyai ketunaan fisik, tidak epilepsi yang dapat mengganggu tugas pekerjaan.
    • Bebas Narkoba, tidak bertindik dan bertato.
    • Tinggi badan minimum 160 cm (Lk), berat badan proporsional.
    • Tinggi badan minimum 155 cm (Pr), berat badan proporsional.
  3. Surat Pernyataan diri diatas materai Rp. 6000,- bahwa tidak akan  menuntut pengakuan atas ijazah yang lebih tinggi dari Diploma 1 (D1) yang dimilikinya.
  4. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah kerja PT PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Kalimantan.

 

  1. BIDANG TEKNIK:
    • Jenis Kelamin  Laki-Laki , Belum menikah.
    • Pendidikan terakhir minimal D1 dan Maksimal D3 dengan IPK  minimal 2,6 (skala 4).
    • Jurusan: Teknik Listrik  dan Teknik Sipil.
  2. BIDANG NON-TEKNIK:
    • Jenis Kelamin  Laki-Laki / Perempuan, Belum menikah.
    • Pendidikan terakhir minimal D1 dan Maksimal D3 dengan IPK  minimal 2,75 (skala 4).
    • Dapat mengoperasikan program komputer (microsoft office). Akan dilakukan tes untuk membuktikan/Sertifikasi.
    • Jurusan: Administrasi, Sekretaris, Akuntansi/Ekonomi dan Manajemen Sistem Informasi.

Bagi pelamar yang memenuhi kriteria tersebut, dapat mengajukan surat lamaran dengan melampirkan dokumen sebagai berikut :

  1. Riwayat Hidup, mencantumkan Tinggi & Berat Badan, Foto copy  KTP &  alamat surat panggilan (alamat terakhir, kode pos serta No. Telepon/HP).
  2. Foto copy Akte Kelahiran atau kenal lahir.
  3. Fotocopy ijasah dan transkrip nilai yang dilegalisir oleh pejabat berwenang.
  4. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 3 lembar.
  5. Surat keterangan berbadan sehat & tidak buta warna dari dokter/Rumah Sakit.
  6. Surat pernyataan diatas materai Rp. 6000,- bahwa tidak pernah terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba & Zat Adiktif lainnya serta tidak pernah tersangkut perkara pidana.

 

Lain - lain :

  1. Lamaran dikirim selambat-lambatnya tanggal 06 Juli 2009 (stempel pos).
  2. Hanya pelamar yang memenuhi syarat tsb diatas  akan dipanggil mengikuti tes/seleksi apapun (tanpa biaya) dan tidak dikenakan biaya.
  3. Lamaran yang disampaikan setelah melampaui batas pengumuman ini tidak akan diproses dan surat lamaran yang telah dikirim tidak akan dikembalikan.
  4. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan disampaikan tanggal  10 Juli 2009 melalui surat dan web site : www.pln-pikal.co.id
  5. Keputusan untuk memanggil pelamar dan penentuan seleksi merupakan hak Konsultan Rekrutmen Setara D1 Tahun 2009 PT PLN (Persero) dan tidak dapat diganggu gugat.

Lamaran dikirim melalui Pos dalam amplop tertutup :

Tidak boleh menyampaikan langsung atau melalui perantara, tapi ditujukan kepada:

Konsultan Rekrutmen Setara D1  PT PLN (Persero) PO.BOX 210 Balikpapan

BALIKPAPAN,  23 JUNI 2009

 

 

 

Head Line 6:28 am

Dengan ini kami sampaikan jadwal Uji Tahap III (Uji Komprehensif) Periode Juli yang akan dimulai hari Senin 6 Juli 2009 sampai dengan Senin, 13 Juli 2009 sebagai berikut :

Kampus Kleco
Hari Tanggal Jam Ruang Kelas
Senin 6 Juli 2009 09:00 - 14:00 301 MIPE A
      303 MIPE A
      B05 TEKKOM A
         
Selasa 7 Juli 2009 09:00 - 14:00 301 MIPE B
      303 MIPE B
      B05 TEKKOM B
         
Kamis 9 Juli 20009 09:00 - 14:00 301 MIPE C
      303 MIPE C
      B04 DIVCOM A
         
Jum’at 10 Juli 2009 09:00 - 14:00 301 MIPE D
      303 MIPE D
      302 EXIM A
         
Sabtu 11 Juli 2009 09:00 - 14:00 301 MIPE E
      303 MIPE E
      302 MIKASE A
         
Senin 13 Juli 2009 09:00 - 14:00 301 MIPE F
      303 MIPE F
      302 MIKASE B
         
Kampus Yosodipuro
Hari Tanggal Jam Ruang Kelas
Senin 6 Juli 2009 09:00 - 14:00 1 MIPE A
         
Selasa 7 Juli 2009 09:00 - 14:00 1 MIKASE A

 

Materi yang diujikan :

No Materi
MIPE MIKASE Exim TEKKOM DIVCOM
1 Informatika Komputer Operator Administrasi EXIM Dasar Sistem Operasi Fotografi
2 Akuntansi Akuntansi Komputer Administrasi Jaringan Videografi
3 Perbankan Sekretaris Akuntansi Dasar Utility & Troubleshooting Komputer Operator
4 Bahasa Ingris Bahasa Inggris Bahasa Inggris Bahasa Inggris Bahasa Inggris
5 Kepribadian / Attitude Kepribadian / Attitude Kepribadian / Attitude Kepribadian / Attitude Kepribadian / Attitude

 Adapun sistem/metode ujian adalah presentasi , tanya jawab dan simulasi.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan harap menjadi perhatian dan dapat segera ditindak lanjuti. Terima kasih. — KangAdmin

Keanggotaan :